Sulit tidur nyenyak? Coba teh ini sebelum tidur!
Bangun sekitar pukul 2–3 pagi dan kesulitan kembali tidur sering kali menjadi pengalaman yang membuat frustrasi setelah melewati usia 60 tahun. Perubahan pola tidur seiring bertambahnya usia, stres, atau kebiasaan sehari‑hari bisa mengganggu tidur nyenyak, sehingga pagi hari terasa kurang segar dan penuh tenaga.
Meskipun tidak ada minuman yang dijamin bisa membuat tidur tanpa gangguan sepanjang malam, satu ritual minum sebelum tidur yang lembut justru menonjol dalam berbagai penelitian dan tradisi: secangkir teh chamomile hangat.

Beragam studi, termasuk uji klinis pada orang dewasa yang lebih tua, menunjukkan bahwa chamomile dapat membantu meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi terbangun di malam hari ketika dinikmati secara konsisten setiap malam.
Mengapa Teh Chamomile Dapat Membantu Terbangun di Malam Hari
Chamomile mengandung apigenin, sejenis flavonoid yang bekerja dengan cara menempel pada reseptor di otak yang membantu relaksasi — sifatnya mirip efek sedatif ringan yang terlihat dalam studi laboratorium.
Beberapa temuan dari penelitian dan ulasan menunjukkan:
• Orang dewasa lanjut usia yang mengonsumsi ekstrak chamomile selama 4 minggu melaporkan peningkatan kualitas tidur keseluruhan, termasuk tidur yang terasa lebih pulih.
• Ulasan tentang intervensi herbal untuk insomnia menemukan bahwa chamomile dikaitkan dengan pengurangan frekuensi terbangun di malam hari dan peningkatan istirahat.
• Chamomile memberikan manfaat moderat dalam membantu mempertahankan tidur, terutama ketika masalah stres atau kecemasan berperan besar dalam gangguan tidur.
Selain itu, kehangatan minuman itu sendiri memberi sinyal pada tubuh bahwa waktu beristirahat telah tiba. Saat minuman hangat mendingin, suhu inti tubuh sedikit menurun — yang secara alami memberi isyarat untuk memulai proses tidur.
Banyak orang usia 60 ke atas melaporkan bahwa mereka bisa kembali tertidur dengan lebih mudah setelah menyesap teh chamomile sekitar 30–60 menit sebelum tidur.
Alternatif Minuman Hangat yang Juga Mendukung Tidur
Jika chamomile bukan favorit Anda, ada beberapa alternatif minuman hangat lain yang juga punya dukungan penelitian untuk membantu tidur:
| Minuman | Manfaat Utama menurut Studi | Cocok Untuk |
|---|---|---|
| Susu Hangat | Tryptophan mendukung serotonin/melatonin; terhubung dengan berkurangnya terbangun pada lansia | Ritual kenyamanan sebelum tidur |
| Jus Ceri Asam (dihangatkan) | Sumber melatonin alami; terbukti memperpanjang durasi tidur pada orang dewasa tua | Mereka yang butuh dukungan hormon tidur |
| Teh Valerian | Efek sedatif ringan; meningkatkan efisiensi tidur | Untuk rasa gelisah sesekali |
Ritual Chamomile Sebelum Tidur yang Sederhana
Untuk mendapatkan manfaat optimal, cobalah ritual ini:
-
Seduh 1–2 kantong teh chamomile (atau sekitar 1 sendok makan bunga kering) dalam air panas selama 5–10 menit.
-
Tambahkan madu atau lemon jika diinginkan (hindari gula berlebih yang bisa meningkatkan energi).
-
Nikmati perlahan sekitar 30–60 menit sebelum waktu tidur.
-
Kombinasikan dengan kebiasaan tidur sehat: lampu redup, jadwal tidur konsisten, serta hindari layar gadget sebelum tidur.
Harapan yang Realistis
Teh chamomile mendukung rasa relaksasi dan pola tidur yang lebih baik, tetapi bukan obat untuk insomnia kronis. Manfaatnya biasanya terasa dan semakin kuat setelah beberapa minggu penggunaan rutin. Jika Anda masih sering terbangun dengan rasa lelah, atau disertai gejala lain seperti sesak napas, dengkuran berat, atau napas yang berhenti sesaat — sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk menyingkirkan kemungkinan gangguan tidur yang mendasar seperti sleep apnea.
Banyak orang menemukan minuman hangat tanpa kafein ini sebagai tambahan yang menenangkan dalam rutinitas malam mereka, membantu tubuh dan pikiran bersiap untuk tidur lebih nyenyak.
Catatan: Informasi di atas bersifat informatif dan bukan merupakan diagnosis atau resep medis. Jika Anda memiliki gangguan tidur yang menetap atau sedang mengonsumsi obat lain, konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan Anda. Hasil dapat bervariasi antar individu.